• Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
IDBN News
Advertisement
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Teknologi
No Result
View All Result
IDBN News
No Result
View All Result
Home Daerah

Taruna Poltekpel Meninggal, Keluarga Desak Penyebab diungkap

IDBN by IDBN
28 September 2026
in Daerah, Headline
Taruna Poltekpel Meninggal, Keluarga Desak Penyebab diungkap

Foto: Ilustrasi

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FcebookShare on TwitterShare on Whatsapp

BANDA ACEH, IDBN.NEWS – Kabar duka menyelimuti keluarga Muhammad Rasya Fadhillah (18), taruna baru Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati, Ladong, Aceh Besar. Rasya meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA), Banda Aceh.

Taruna asal Blang Mee Simpang Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, tersebut sebelumnya dikabarkan mengalami demam ketika mengikuti rangkaian orientasi mahasiswa baru.

Namun, pihak keluarga mempertanyakan kondisi Rasya sebelum akhirnya meninggal dunia. Ibunda Rasya, Laila, mengaku mendapat informasi bahwa kondisi anaknya memburuk setelah mengonsumsi obat.

“Anak saya demam. Informasi yang saya terima, dia sempat makan obat. Setelah diinfus kondisinya makin parah, seperti alergi obat. Badannya bengkak-bengkak,” kata Laila, dikutip dari laman waspadaaceh.

Laila mengatakan, dirinya pertama kali mendapat kabar mengenai kondisi Rasya pada Sabtu (26/9). Informasi tersebut disampaikan teman-teman Rasya dan pihak kampus yang mengabarkan bahwa anaknya mengalami demam.

Seiring waktu, kondisi Rasya disebut semakin memburuk hingga kemudian dibawa ke IGD RSUDZA untuk mendapatkan penanganan medis.

Laila mengaku kembali mendapat telepon yang menyampaikan kondisi anaknya telah kritis dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

“Jam empat sore tadi Muhammad Rasya meninggal dunia,” ujarnya.

Menurut Laila, pihak keluarga mendapat informasi, Rasya diduga mengalami alergi obat. Namun, informasi tersebut belum menjawab seluruh pertanyaan keluarga mengenai kondisi yang dialami anaknya.

“Saya merasa ada yang mencurigakan. Wajahnya lebam. Katanya alergi obat,” kata Laila.

Keluarga berharap pemeriksaan medis dapat mengungkap secara jelas penyebab kematian Rasya, termasuk kondisi yang dialaminya sebelum menjalani perawatan di RSUDZA.

Hingga Minggu (27/9) sekitar pukul 21.00 WIB, Laila masih dalam perjalanan menuju Banda Aceh. Sementara jenazah Rasya telah berada di kamar jenazah RSUDZA dan didampingi sejumlah rekan serta keluarga.

Rasya merupakan mahasiswa baru Poltekpel Malahayati dari jurusan Teknik Listrik Perkapalan. Ia mulai mengikuti kegiatan perkuliahan pada 4 September 2026 dan saat ini sedang menjalani rangkaian orientasi mahasiswa baru.

Laila juga menyebut persoalan meninggalnya Rasya telah ditangani pihak kepolisian.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Poltekpel Malahayati, RSUDZA maupun kepolisian mengenai kronologi lengkap dan penyebab kematian Rasya. (Red)

Previous Post

Kode Etik Jurnalistik dalam Dekonstruksi Semiotika Islam

Next Post

Kajari Simeulue Tinjau KNMP di Kampung Air dan Nasreuhe

IDBN

IDBN

Related Posts

No Content Available
Next Post
Kajari Simeulue Tinjau KNMP di Kampung Air dan Nasreuhe

Kajari Simeulue Tinjau KNMP di Kampung Air dan Nasreuhe

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita

© 2026 Idbn.News - Informasi Terkini dan Terpercaya .

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukum
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Teknologi

© 2026 Idbn.News - Informasi Terkini dan Terpercaya .