SIMEULUE, IDBN.NEWS– Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai melakukan perbaikan jalan rusak dari Simpang Kolok, kawasan Air Dingin, menuju Pelabuhan Feri Sinabang.
Penanganan tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah, mengingat ruas jalan itu merupakan akses penting bagi mobilitas masyarakat, khususnya pengguna jasa transportasi laut yang keluar-masuk melalui Pelabuhan Feri Sinabang.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Simeulue, Irawan Fuadi, mengatakan perbaikan dilakukan menindaklanjuti arahan Bupati Simeulue yang sebelumnya turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi jalan sekaligus mendengarkan keluhan para pengguna jalan.
“Perbaikan jalan menuju Pelabuhan Feri Sinabang menjadi perhatian pemerintah daerah karena jalur ini sangat penting bagi mobilitas masyarakat. Kondisi jalan yang rusak perlu ditangani agar perjalanan lebih lancar dan potensi kecelakaan dapat diantisipasi,” ujar Irawan saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, (27/10)
Ia menjelaskan, akses tersebut memiliki peran strategis karena menghubungkan kawasan pelabuhan dengan Kota Sinabang. Karena itu, kondisi infrastruktur jalan perlu dijaga agar tak menghambat aktivitas masyarakat.
Untuk mendukung pekerjaan tersebut, Pemerintah mengalokasikan anggaran yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun Anggaran 2026 dengan pagu sebesar Rp1.313.012.663.
Adapun pekerjaan yang dilaksanakan meliputi penambalan jalan rusak (patching), pekerjaan bronjong, serta perbaikan bahu jalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Irawan berharap, penanganan tersebut dapat meningkatkan kondisi jalan sehingga pengguna dapat melintas dengan lebih aman dan nyaman.
Selain ruas menuju Pelabuhan Feri Sinabang, Dinas PUPR Simeulue juga melakukan pemeliharaan pada sejumlah jalur lainnya, termasuk jalan menuju Kecamatan Teupah Selatan.
Melalui anggaran pemeliharaan jalan, pihaknya melakukan pembersihan semak belukar di sisi kiri dan kanan jalan, terutama pada lintasan pegunungan Pulau Bengkalak.
Semak belukar yang sebelumnya memenuhi sebagian sisi jalan kini telah dibersihkan. Selain itu, sejumlah titik jalan berlubang juga telah ditangani melalui penimbunan agar tidak terlalu mengganggu perjalanan masyarakat.
“Pemeliharaan juga kami lakukan pada jalur menuju Kecamatan Teupah Selatan, termasuk di kawasan pegunungan Pulau Bengkalak. Semak belukar di sisi jalan telah dibersihkan, sementara sejumlah titik berlubang sudah ditangani melalui penimbunan,” jelas Irawan.
Upaya perbaikan dan pemeliharaan tersebut diharapkan dapat menjaga kelancaran akses transportasi masyarakat sekaligus mendukung keselamatan pengguna jalan di Kabupaten Simeulue. (Red)











