SIMEULUE, IDBN.News – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Simeulue menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Juni 2026 di Aula Wisma Andini, Desa Air Dingin, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue.
Agenda lima tahunan tersebut menjadi momen strategis bagi partai berlambang Ka’bah untuk melakukan evaluasi organisasi sekaligus memilih kepengurusan baru periode 2026–2031. Muscab juga diharapkan menjadi wadah memperkuat konsolidasi internal dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
Perwakilan utusan DPW PPP provinsi Aceh, Fauzan.S.I.kom.,M.I.kom, menyampaikan harapannya agar pelaksanaan Muscab VI berjalan lancar dan kepemimpinan yang mampu membawa partai semakin berkembang.
Menurutnya, Muscab bukan hanya agenda pergantian kepengurusan semata, tetapi menjadi ruang penting untuk memperkuat soliditas kader serta menyusun strategi perjuangan partai di masa mendatang.
“Muscab merupakan momentum untuk memperkuat organisasi dan menentukan arah perjuangan partai ke depan. Seluruh kader harus bersama-sama menyukseskan agenda ini,” ujarnya, Selasa (10/6/2026).
Senada dengan itu Plt. Ketua PPP Simeulue Ugek Farlian, SH menegaskan bahwa proses pemilihan harus berlangsung secara demokratis, transparan, dan menjunjung tinggi semangat kebersamaan.
Menurutnya, perbedaan pilihan dalam Muscab merupakan hal yang wajar, namun tidak boleh mengurangi persatuan di dalam tubuh partai.
Karena itu, seluruh kader diharapkan menjadikan Muscab sebagai sarana memperkuat organisasi, bukan arena yang menimbulkan perpecahan.
“Muscab harus menjadi ajang mempererat persatuan dan memperkuat kebersamaan. Dengan kader yang solid, PPP akan semakin kuat dan mendapat kepercayaan masyarakat,” tegasnya Ugek dalam sambutannya.
Lebih lanjut, berharap kepengurusan baru yang nantinya terbentuk mampu meningkatkan kontribusi PPP dalam pembangunan daerah serta menjadi wadah yang efektif dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Kabupaten Simeulue.
Dengan berbagai tantangan politik yang akan dihadapi ke depan, Muscab VI PPP Simeulue dipandang sebagai momentum penting untuk melakukan pembenahan organisasi, memperkuat struktur partai, serta menyiapkan langkah strategis menghadapi agenda politik mendatang.
“Jika berjalan sesuai harapan, Muscab ini tidak hanya menghasilkan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi kebangkitan PPP untuk tampil lebih solid, responsif, dan dekat dengan masyarakat.” Tutupnya. (Red/Wiwin)






