• Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
IDBN News
Advertisement
  • Daerah
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Keuangan
  • Wisata
  • Islam
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Keuangan
  • Wisata
  • Islam
No Result
View All Result
IDBN News
No Result
View All Result
Home Daerah

Jumlah Penduduk Miskin Di Kabupaten Simeulue Capai 15,586

IDBN by IDBN
18 Juni 2026
in Daerah, Headline
Jumlah Penduduk Miskin Di Kabupaten Simeulue Capai 15,586

Screnshoot Web BPS

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FcebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SIMEULUE, IDBN.News – Angka kemiskinan di Kabupaten Simeulue tercatat masih berada pada level yang patut menjadi perhatian serius. Lihat saja, berdasar data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dirilis Maret 2025 dan diperbaharui februari 2026, jumlah penduduk miskin dikabupaten kepulauan Aceh itu mencapai 15.586 jiwa.

Sementara jumlah populasi berkisar 100.136 yang terdiri dari 51.313 laki-laki dan 48.823 perempuan. Kendati mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yakni 17,590, namun data tadi seakan menegaskan, masalah kemiskinan masih menjadi persoalan klasik dikabupaten Simeulue.

Sedangkan untuk data tahun 2026, sebagaimana dijelaskan petugas BPS Simeulue Zuhdi Ali Hisyam (18/6), masih berlangsung dan akan disampaikan pada tahun 2027. “untuk tahun 2026 sedang berjalan, kita update pada awal 2027” Ujar Zuhdi.

Selain jumlah kemiskinan, data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mengungkap, pertumbuhan ekonomi Simeulue sejak beberapa tahun terkahir juga menunjukan trend melandai. Tahun 2022 misalnya, pertumbuhan ekonomi Simeulue berada di angka 4,20 persen, naik menjadi 4,63 persen pada 2023, lalu turun ke 4,43 persen di tahun 2024 dan melemah ditahun 2025 yaitu sekitar 3,81 persen.

Nah, jika berkaca pada data tersebut, selayaknya ini menjadi indikator penting bagi pemerintahan bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris (Monas) bersama wakilnya Nusar Amin untuk melakukan berbagai upayah kongkret. Mulai dari, pemaksimalan potensi sumber daya yang tersedia, hingga meningkatkan intensitas komonikasi dan koordinasi dengan pemrintah Aceh maupun pusat atau istilah lain ‘jemput bola’.

Maklum, asa publik saat ini bertumpuh pada kepempinan bupati Monas. Selama lima tahun menjabat, ia diharap bisa membawa Simeulue kearah yang lebih baik. Beranjak dati sebutan kata stagnan, maju dan berkembang. Wabil khusus, menyangkut peningkatan ekonomi kerakyatan.

Lalu, akankah pasangan politik yang tersohor dengan konsep ekonomi biru menuju Simeulue yang bermartabat ini mampu menjawab tantangan tersebut ?. Waktu yang menjawab. Simak dan ikuti terus Portal IDBN.News. (Red).

Previous Post

Nenek Tukang Parkir Gagalkan Pencurian Rp3,6 Miliar, Uang Nasabah Bank Selamat

Next Post

Pemkab Simeulue Raih Opini WTP Ke-11 Atas LKPD Tahun Anggaran 2025

IDBN

IDBN

Related Posts

No Content Available
Next Post
Pemkab Simeulue Raih Opini WTP Ke-11 Atas LKPD Tahun Anggaran 2025

Pemkab Simeulue Raih Opini WTP Ke-11 Atas LKPD Tahun Anggaran 2025

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita

© 2026 Idbn.News - Informasi Terkini dan Terpercaya .

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Keuangan
  • Wisata
  • Islam

© 2026 Idbn.News - Informasi Terkini dan Terpercaya .