• Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
IDBN News
Advertisement
  • Daerah
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Keuangan
  • Wisata
  • Islam
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Keuangan
  • Wisata
  • Islam
No Result
View All Result
IDBN News
No Result
View All Result
Home Daerah

DPRK Simeulue Soroti Hutang Daerah 2025, Hak Aparat Desa Hingga Gaji Petugas Kebersihan

IDBN by IDBN
15 Maret 2026
in Daerah
DPRK Simeulue Soroti Hutang Daerah 2025, Hak Aparat Desa Hingga Gaji Petugas Kebersihan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FcebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SIMEULUE, IDBN.News – Sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri, DPRK Simeulue menyoroti sejumlah kewajiban Pemerintah Kabupaten Simeulue yang hingga kini belum terealisasi, termasuk hak aparat desa dan gaji petugas kebersihan.

Sorotan tersebut mengemuka dalam rapat DPRK bersama Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan DPRK Simeulue, Kamis (12/3), seiring evaluasi progres anggaran Kuartal I sekaligus membahas kondisi keuangan daerah.

Terdapat tiga poin penting yang disoroti Dewan. Yakni, hutang Pemerintah Daerah tahun 2025, pergeseran anggaran tahun 2026, hingga optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua DPRK Simeulue Rasmanudin H. Rahamin, SE, MM, didampingi Wakil Ketua DPRK Simeulue Andry Setiawan, SE, saat memimpin langsung Rapat, mengungkap, pihaknya belakangan ini acap menerima berbagai keluhan masyarakat terkait sejumlah kewajiban pemerintah daerah yang belum terselesaikan.

“Ini menjadi perhatian serius kami (DPRK -red). Apalagi kita sudah mendekati Hari Raya Idulfitri, tinggal sekitar satu pekan lagi. Hak-hak mereka harus segera diselesaikan,” tegas Rasman.

Selain itu, Dewan juga meminta penjelasan TAPK terkait pergeseran anggaran di sejumlah SKPK agar dilakukan secara transparan dan akuntabel, termasuk menyoroti potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Simeulue yang dinilai masih belum tergarap secara maksimal.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan PAD, Kata Rasman, DPRK Simeulue menyetujui penambahan anggaran sebesar Rp1 miliar dalam pembahasan APBK Tahun 2026. Tujuannya, untuk mendorong optimalisasi berbagai sumber pendapatan daerah.

Diakhir, ia kembali menegaskan komitmennya, akan terus mengawal sederet persoalan tersebut. “Sekali lagi, kami berharap pemerintah daerah segera menuntaskan kewajiban yang masih tertunda, apalagi menjelang Idulfitri. Ini menyangkut hak masyarakat yang harus diprioritaskan,” pungkasnya.

Informasi yang diperoleh Media ini, rapat DPRK dan TAPK Simeulue yang berlangsung intens itu, dihadiri Sekretaris Komisi I Zainudin, B.Ec, Raswiadi, SHI, MA, Wakil Ketua Badan Legislasi (Banleg) Mardillah, SPd, Ketua BKD, serta Eri Susanti dari Komisi IV, Sekretaris Daerah, Asisten II, Kepala Badan Keuangan, Kepala Bappeda, serta Inspektorat bersama jajaran auditor.

Previous Post

Masuki Minggu Ketiga Ramadhan, Gaji Petugas Kebersihan Simeulue Belum Terealisasi

Next Post

Mualem Lepas Rombongan Pemudik Gratis Pemerintah Aceh

IDBN

IDBN

Related Posts

No Content Available
Next Post
Mualem Lepas Rombongan Pemudik Gratis Pemerintah Aceh

Mualem Lepas Rombongan Pemudik Gratis Pemerintah Aceh

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita

© 2026 Idbn.News - Informasi Terkini dan Terpercaya .

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Keuangan
  • Wisata
  • Islam

© 2026 Idbn.News - Informasi Terkini dan Terpercaya .