SIMEULUE, IDBN.News – Anggota komisi I DPRA, Ir. Iskandar, mendesak Pemerintah Provinsi Aceh segera menuntaskan penanganan Jembatan Lala di Kecamatan Salang, Kabupaten Simeulue. Desakan tersebut disampaikannya saat ia meninjau kondisi jembatan yang dinilai sangat memprihatinkan. Selasa (24/2),
Di lokasi, Iskandar yang turut didampingi Kepala Dinas PUPR Simeulue Zulfata, anggota DPRK dan Camat setempat, melihat langsung kondisi jembatan yang mengalami kemiringan parah, bahkan mencapai 45 derajat dan berpotensi membahayakan keselamatan warga ketika melintasi jembatan.
“Ini bukan persoalan biasa, tapi sudah luar biasa. Kemiringannya sangat mengkhawatirkan dan bisa membahayakan keselamatan masyarakat. Jembatan ini harus segera ditangani,” tegas Iskandar.
Jembatan Lala, sebut bang Is, demkian sapaan akrabnya, merupakan akses transportasi utama penghubung antar kecamatan, termasuk jalur vital bagi anak-anak sekolah. Selain itu, jembatan Lala menjadi satu-satunya jalur rujukan warga dari Puskesmas menuju RSUD. Jika tak segera diperbaiki, dampaknya akan sangat luas bagi aktivitas dan keselamatan masyarakat.
“Saya sudah menyampaikan langsung persoalan ini kepada pimpinan DPRA. Jembatan Lala adalah urat nadi masyarakat, jadi penanganannya wajib diprioritaskan,” ujarnya.
Sebelumnya, Iskandar mengungkapkan, dirinya telah menghadap Ketua DPRA yang saat itu diwakili Wakil Ketua DPRA, Ali Basrah. Dalam pertemuan tersebut, Iskandar meminta agar anggaran pembangunan Jembatan Lala segera dialokasikan.
“Waktu itu Pak Ali menyampaikan kepada saya, ‘Baik Pak Is, anggarannya akan kita masukkan dalam Dana Transfer Daerah bulan Maret ini. Mohon nanti juga dikawal.’ Itu peryataan yang disampaikan kepada saya,” ungkap Iskandar.
Nah, sebagai bentuk tindak lanjut, saat berada di lokasi jembatan, Iskandar pun menelpon Wakil Ketua DPR Aceh tersebut untuk memastikan dukungan dan komitmen lembaga dewan agar pembangunan jembatan segera direalisasikan.
Tak sampai disitu, Iskandar juga memastikan akan menjumpai langsung Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, guna menyampaikan secara khusus urgensinya pembangunan jembatan Lala dikabupaten Simeulue.
“Ini menyangkut keselamatan dan kepentingan masyarakat banyak. Selesai reses, saya akan temui langsung Pak Gubernur agar persoalan ini mendapat perhatian serius dan bisa dituntaskan tahun 2026 ini,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang warga Salang, Sukari, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi Iskandar terhadap pembangunan Simeulue. Ia berharap politisi Partai Golkar itu terus mengawal penuh pembangunan jembatan Lala.
“Kami sangat berharap kepada Pak Iskandar untuk memperjuangkan ini ke pak gubernur. Kalau jembatan ini terganggu, aktivitas kami juga lumpuh,” ujarnya. (Red Idbn)








