BANDA ACEH, IDBN.News – Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem) melepas rombongan peserta Program Mudik Gratis Pemerintah Aceh di Depo Trans Koetaradja, Banda Aceh, Minggu (15/3).
Program yang diselenggarakan melalui Dinas Perhubungan Aceh tersebut bertujuan membantu masyarakat pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau.
Kegiatan pelepasan turut dihadiri unsur Forkopimda Aceh, di antaranya Kapolda Aceh, Sekda Aceh, Kabinda Aceh, anggota Majelis Tuha Peut Wali Nanggroe Aceh, anggota DPR Aceh, Rektor Universitas Syiah Kuala, Wali Kota Banda Aceh, Kepala BNN Aceh, serta sejumlah kepala SKPA dan pejabat instansi vertikal lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mualem juga menyerahkan santunan kepada anak yatim.
Mualem mengatakan, tradisi mudik merupakan momen penting bagi masyarakat untuk kembali berkumpul dengan keluarga serta mempererat silaturahmi.
“Tradisi mudik bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi dan menghadirkan kembali kebersamaan bersama keluarga,” kata Mualem.
Menurutnya, program mudik gratis ini dihadirkan sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi tingginya biaya perjalanan sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Ia juga mengingatkan para pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. “Jika lelah istirahat. Utamakan keselamatan di jalan. Keluarga menunggu di kampung halaman,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal, menyebutkan antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi. Dari total 3.328 pendaftar melalui sistem daring di laman seulamat.dishubaceh.com, kuota angkutan darat yang tersedia hanya sebanyak 2.070 orang.
Untuk melayani pemudik, Dinas Perhubungan Aceh menyiapkan 122 unit armada yang terdiri dari 27 bus besar dan 95 kendaraan Hiace dengan 18 rute tujuan ke berbagai kabupaten dan kota di Aceh.
Para peserta mudik diberangkatkan secara bertahap dari Depo Trans Koetaradja mulai 15 hingga 17 Maret 2026.
Selain program dari Pemerintah Aceh, layanan mudik gratis tahun ini juga mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan dan BUMN dengan kuota sekitar 709 penumpang.
Sementara untuk wilayah kepulauan, disediakan layanan angkutan laut melalui delapan rute pelayaran menggunakan kapal ro-ro dan kapal cepat dengan kapasitas 3.642 penumpang.
“Secara keseluruhan, kuota mudik gratis di Aceh tahun ini mencapai 6.421 orang,” kata Faisal pada wartawan







