SIMEULUE, IDBN.News – Memasuki Minggu ketiga bulan suci ramdhan 1447 H, gaji petugas Petugas kebersihan dibawah naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Simeulue dilaporkan belum terealisasi.
Informasi yang diperoleh media ini, total keseluruhan gaji Petugas kebersihan, pengangkut sampah dan petugas penyapu jalan yang belum dibayarkan pemda Simeulue mencapai tiga bulan.
Rinciannya, tahun 2025 dua bulan yakni, November – Desember dan satu bulan gaji Februari tahun 2026.
Tak ayal, terlambatnya pembayaran gaji petugas kebersihan Simeulue tersebut akhirnya memicu keprihatinan berbagai kalangan. Bahkan, mantan bupati Simeulue Darmili juga turut angkat bicara.
Melalui akun facebook pribadinya, ia mengungkap keprihatinan, itu disampaikan Darmili, saat menngkomentari akun facebook bernama Bintang Selatan (BS) yang sedang menyoroti padamnya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) diseputaran kota Sinabang.
Ia mengaku sempat menitikkan air mata, setelah mendengar keluhan petugas kebersihan tersebut.
“Yang sangat memprihatinkan masalah gaji para petugas kebersihan (Penyapu jalan dan pengangkut sampah) sudah 5 bulan belum gajian. Padahal, gaji mereka hanya Rp. 500.000 perbulan. Umentong uwek matang ou waktu dasesewan (menitik air mata saya saat mereka sampaikan)” Tulis Darmili.
Sementara itu, Kabid Pengelolaan Sampah Limbah Bahan Berbahaya Beracun dan Pertamanan DLH Simeulue Khalid, Kamis, (12/3), tak menampik kondisi tersebut. Namun, ia menyebut gaji Petugas kebersiahan yang masih tertunggak hanya tiga bulan.
Dijelaskan, pihaknya saat ini sedang mengupayakan percepatan pembayaran gaji petugas non ASN tersebut. Bahkan, katanya, untuk bulan Februari 2026, sedang on proses di DPKKD, kecuali tahun 2025, masih menunggu riview Inspektorat.
“Yang februari tahun ini, sedang dalam proses di DPKKD, sementara untuk bulan Novemver dan Desember tahun 2025, menunggu hasil riview Inspektorat. Gaji petugas kebersihan tersebut sudah tercatat sebagai utang belanja daerah.” Demikian penjelasan Khalid.







