SIMEULUE, IDBN.NEWS – Kelangkaan BBM jenis Solar bersubsidi belakangan kembali terjadi di Kabupaten Simeulue. Persoalan ini terbilang lawas dan kerap berulang.
Kondisi tersebut lantas menuai sorotan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Simeulue yang mulai mempertanyakan transparansi tethadap pendistribusiannya. Begitupun dinas terkait dan Aparat Keamanan diminta memperketat pengawasan penyaluran jenis Solar di SPBU agar tepat sasaran.
“Kita berharap pihak terkait mengawasi penyaluran Bio Solar bersubsidi ini, agar tepat sasaran,” ujar ketua Organda Simeulue, Ricki M, Kamis (3/9).
Bukan tanpa alasan, pasalnya, kelangkaan solar yang berulang dapat mengganggu aktivitas angkutan, distribusi barang, dan mobilitas masyarakat. Karena itu, pengawasan perlu dilakukan secara berkala, mulai dari ketersediaan pasokan hingga pelayanan di SPBU.
Tak hanya itu, Organda juga meminta kendaraan umum dan angkutan barang berplat kuning mendapat prioritas pengisian, sebagaimana diatur dalam Surat Imbauan Gubernur Aceh Nomor 500.11.1/9849 tanggal 14 Agustus 2026.
“Harapan kami, penyaluran BBM bersubsidi benar-benar sesuai peruntukan dan kebutuhan angkutan terpenuhi. Jangan sampai memprioritaskan kepentingan tertentu,” Tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pewarta IDBN.NEWS belum memperoleh penjelasan resmi dari pihak terkait.








