PIDIE, IDBN.News – Ribuan masyarakat memadati kawasan Gampong Rapana, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, untuk mengantarkan mantan Gubernur Aceh, Dr. Zaini Abdullah, ke tempat peristirahatan terakhirnya, Sabtu (13/6).
Tokoh yang akrab disapa Abu Doto itu dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga yang berada tidak jauh dari makam orang tuanya, Tgk H. Abdullah Hanafiah, di lingkungan Yayasan Tgk Chik Hanafiah Teureubue.
Jenazah tiba di Gampong Rapana sekitar pukul 18.25 WIB dan langsung dibawa ke Masjid Baitussa’dah Teureubue. Setelah pelaksanaan Shalat Magrib, ribuan jamaah mengikuti Shalat Jenazah sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada salah satu tokoh penting Aceh tersebut.
Sebelum prosesi pemakaman dilaksanakan, tausiah dan doa dipimpin oleh Pimpinan YPI Ummul Ayman, Tgk H. Nuruzzahri atau yang lebih dikenal dengan Waled Nu. Dalam suasana penuh haru, keluarga, kerabat, dan masyarakat larut dalam doa untuk almarhum.
Usai tausiah, jenazah dibawa ke rumah duka yang berada di Kompleks Sekolah Yayasan Tgk Chik Hanafiah sebelum selanjutnya dimakamkan. Istri almarhum, Hj. Niazah A. Hamid, tampak mendampingi dan mengantar sang suami hingga ke liang lahad.
Prosesi pemakaman berlsngsung khidmat dan dihadiri ribuan pelayat dari berbagai daerah. Sejumlah pejabat dari Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Pidie, tokoh masyarakat, ulama, serta sahabat dan kolega almarhum turut hadir memberikan penghormatan terakhir.
Bagi masyarakat Aceh, kepergian Abu Doto meninggalkan duka mendalam. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai sosok yang berkontribusi besar dalam perjalanan pemerintahan dan pembangunan Aceh, serta menjadi salah satu tokoh yang dihormati di Tanah Rencong. (Red)






