SIMEULUE, IDBN.News – Warga asal Kecamatan Teupah Selatan yang berdomisili di Ibu Kota Kabupaten Simeulue, Sinabang, secara resmi membentuk Paguyuban “Bumi Devayan Batu Berlayar Sao Lahan”. Pengurus Paguyuban dikukuhkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Ir. Iskandar, dalam sebuah pertemuan yang digelar di salah satu warung kopi di kawasan Desa Air Dingin, Minggu 31 Mei 2026.
Pemilihan susunan pengurus paguyuban dilakukan secara aklamasi. Mereka yang dikukuhkan sebagai pengurus perdana dalam organisasi itu adalah, Ketua Syuhelmi, Wakil Ketua, Alek Sender, Sekretaris, Ali Hanafia, Bendahara, Siti Maisarah.
Ketua Panitia Pelaksana, Syuhelmi, menyampaikan bahwa momen bersejarah ini merupakan langkah perdana bagi masyarakat asal Teupah Selatan. Ia mengungkapkan, selama 26 tahun perjalanan sejarah berdirinya Kabupaten Simeulue, belum pernah terbentuk satu pun wadah organisasi resmi yang mampu mempersatukan warga yang merantau dan menetap di ibu kota kabupaten.
“Inilah salah satu tujuan utama kita berkumpul hari ini, yaitu untuk membentuk sebuah organisasi atau paguyuban warga Teupah Selatan yang berdomisili di ibu kota. Ini adalah sejarah baru yang patut kita syukuri bersama,” ujar Syuhelmi saat memberikan laporan sebelum dikukuhkan sebagai Ketua Paguyuban.
Menurutnya, paguyuban ini nantinya dibentuk dengan landasan tujuan yang murni, yakni mempererat persatuan, persaudaraan, dan kebersamaan antarwarga. Ke depannya, wadah ini diharapkan dapat berperan aktif dan turut berkontribusi nyata dalam mendukung proses pembangunan serta kemajuan berbagai sektor kehidupan di Kabupaten Simeulue.
Lebih lanjut, Syuhelmi menegaskan dengan tegas bahwa pertemuan maupun pembentukan organisasi ini sama sekali tidak mengandung unsur politik atau kepentingan kelompok tertentu.
“Jika kegiatan ini memiliki muatan politik, saya sendiri pun tidak akan bersedia bergabung dan terlibat di dalamnya. Seluruh rangkaian acara diselenggarakan murni demi mempererat ikatan persaudaraan dan hubungan kekeluargaan antarwarga yang berasal dari daerah Bumi Devayan Batu Berlayar ini,” tegasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan pengukuhan pengurus, Ir. Iskandar menegaskan kehadirannya dalam kegiatan tersebut semata-mata untuk mengukuhkan kepengurusan paguyuban, dan bukan sebagai ajang deklarasi pencalonan diri dalam jabatan politik tertentu, termasuk sebagai bakal calon Bupati Simeulue.
Ia juga meminta dukungan dan doa dari seluruh warga yang tergabung dalam paguyuban agar senantiasa diberikan kesehatan serta umur panjang, sehingga dirinya dapat terus berkhidmat dan memperjuangkan segala aspirasi serta kepentingan masyarakat Simeulue di tingkat Provinsi Aceh.
Pengukuhan tadi ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dan stempel. Pada kesempatan itu juga, Iskandar umumkan akan memberikan sumbangan Rp 10 juta untuk paguyuban tersebut. (Als)








