SIMEULUE, IDBN.News – Pengurus Kabupaten Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Simeulue resmi membuka pendaftaran Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis Tahun 2026. Pendaftaran peserta dibuka mulai 25 Mei hingga 11 Juni 2026.
Ketua PBSI Simeulue, Asludin, melalui Sekretaris PBSI Simeulue, Mukhri Mahyadi, menjelaskan, Kejurkab digelar sebagai ajang resmi PBSI untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial sekaligus mendorong lahirnya regenerasi atlet bulutangkis di Kabupaten Simeulue.
“Kejurkab ini menjadi wadah bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami berharap dari kejuaraan ini akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama Simeulue bersaing di tingkat daerah maupun nasional,” ujar Mukhri dalam keterangan pers yang diterima media ini. (30/5).
Selain diperuntukkan bagi atlet lokal, PBSI Simeulue juga membuka peluang bagi peserta dari luar daerah untuk ikut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Langkah itu dilakukan guna meningkatkan kualitas persaingan dan pengalaman bertanding para atlet.
Kejurkab Bulutangkis 2026 menyediakan total hadiah sebesar Rp15 juta dengan sejumlah kategori pertandingan yang akan dipertandingkan.
Untuk nomor tunggal, kategori yang dibuka meliputi: Usia Dini Putra dan Putri (kelahiran 2017) gratis biaya pendaftaran. Anak-Anak Putra dan Putri (kelahiran 2014) gratis biaya pendaftaran serta Pemula Putra dan Putri (kelahiran 2011) gratis biaya pendaftaran.
Sementara untuk nomor ganda, kategori yang dipertandingkan meliputi, Ganda Anak-Anak Putra gratis biaya pendaftaran. Ganda Pemula Putra gratis biaya pendaftaran, hingga Ganda Dewasa Putra dan Putri termasuk Veteran.
Melalui event ini, PBSI Simeulue mengajak seluruh pecinta bulutangkis untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mendaftarkan diri sebelum batas waktu yang telah ditentukan.
“Melalui Kejurkab ini kita ingin membangun semangat kompetisi yang sehat, mempererat silaturahmi antar pemain, sekaligus mencari atlet-atlet terbaik yang nantinya dapat menjadi kebanggaan Simeulue,” tutup Mukhri.









