• Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
IDBN News
Advertisement
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Keuangan
  • Wisata
  • Islam
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Keuangan
  • Wisata
  • Islam
No Result
View All Result
IDBN News
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemerintah Aceh Pastikan JKA Tetap Lanjut, Disesuaikan Agar Tepat Sasaran

IDBN by IDBN
6 April 2026
in Daerah, Headline
Pemerintah Aceh Pastikan JKA Tetap Lanjut, Disesuaikan Agar Tepat Sasaran

Foto. Waspada Online

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FcebookShare on TwitterShare on Whatsapp

BANDA ACEH, IDBN.News – Pemerintah Aceh menegaskan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) tetap berlanjut. Hanya saja, prioritasnya disesuaikan agar lebih tepat sasaran.

Ini sejalan dengan munculnya kebijkaan pemerintah Aceh yang mulai berlaku 1 Mei 2026 mendatang.

Wakil Gubenur Aceh, Fadhlulah mengatakan, kebijakan bertujuan untuk menata ulang penerima manfaat JKA yang lebih tepat sasaran. Karena itu, ia memastikan program tadi terus lanjut.

“JKA tidak dihapus. Pemerintah hanya melakukan penyesuaian agar bantuan lebih tepat sasaran,”Ujarnya, mengutip the Atjeh Net, (2/4).

Wagub menjelaskan, penyesuaian mengacu pada  Data Terrpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), berdasarkan tingkat kesejahteraan dalam sistem Desil. Baik itu Desil satu hingga Desil 10. Melalui ini, pemerintah  berupayah memastikan distrubusi lebih adil dan terukur. Masyrakat pada Desil 8 hingga 10 diiarahkan. menjadi peserta mandiri BPJS kesehatan.

Penyesuaian, sambungnya, dilakukan seiring dengan menurunnya Dana Otonomi khsusus (Otsus) sejak tahun 2023, sebelumnya 2 persen turun jadi 1 persen dari plafon Dana Alokasi Umum (DAU) yang akhirnya berdampak pada kemampuan fiskal daerah. Karena, kebijakan dicetus agar penerima manfaat lebih efektif.

Kendati begitu, pemerintah menegaskan tak ada kelompok rentan yang luput dari pelayanan. Aspek kamanusiaan tetap menjadu prioritas utama.

“Tidak ada masyrakat yang ditinggalkan dalam kebijakan ini. Kelompok rentan tetap menjadi prioritas” katanya lagi.

Tak cuma itu, pemerintah juga membuka ruang koreksi. Debab, status kesehjateraan berbasis Desil beersifat dinamis, jadi daapat diperbaharui sesuai kondisi ril.

Demikian pula warga yang menemukan datanya tak sesuai klasifikasi boleh mengajukan  pembaharuan, termasuk kepersetaan warga yang sebelumnya sempat dinonaktifkan. Disini, pemerintah memberikan ruang reaktivasi saat membutuhkan layanan kesehatan. Dengan catatan, telah melakukan perubahan data pada periode tertentu.

Post Views: 6
Previous Post

Kejati Resmi Tahan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa Aceh

Next Post

Mendagri Tinjau Pengungsi di Tamiang, Target Percepatan Rehabilitasi Pascabencana

IDBN

IDBN

Related Posts

No Content Available
Next Post
Mendagri Tinjau Pengungsi di Tamiang, Target Percepatan Rehabilitasi Pascabencana

Mendagri Tinjau Pengungsi di Tamiang, Target Percepatan Rehabilitasi Pascabencana

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita

© 2026 Idbn.News - Informasi Terkini dan Terpercaya .

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Keuangan
  • Wisata
  • Islam

© 2026 Idbn.News - Informasi Terkini dan Terpercaya .